Bibir merah dan gaya pongah nyinyir dilayar kaca, bertutur dan menciptakan kata untuk pemirsa dari skenario dibelakang kamera. Kabar hari ini, pemerintah gagal..dan badut-badut berpupur tebal digedung bundar, bersilat lidah, menjilat dan kemudian bertengkar mengingatkanku kata pak tua dulu...mereka seperti anak-anak TK...
Aku muak dan jijik, karena ditempatku seperti sepotong dunia yang tak tersentuh pongah pulau kecil penguasa negara.Aku muak dan jijik pada setiap kata dari pewarta seperti badut pengadu domba, menghujat, mengkritik, dan membuat dunia seolah sudah berakhir dibumi indonesia.Benarkah? atau hanya dagelan dari sang sutradara dibelakang meja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar