Minggu, 13 Februari 2011

Cinta Yang Pertama dan terakhir

Cinta pertama selalu indah, saat seseorang menyentuh hati dan jiwamu dan memenuhi pikiranmu dengan pengetahuan yang baru akan rahasia mengasihi seseorang dengan telak, sepenuh hati dan seluruh akal budi. Hanya perasaan  itu yang paling berarti bagimu, mencintai sampai kita rela melakukan segalanya untuk orang yang kita kasihi. Aku tidak ingat persis kapankah tepatnya aku benar-benar jatuh cinta, karena semua itu adalah proses..sebuah perjalanan yang panjang..rasa itu bertumbuh sedikit demi sedikit seiring bertambahnya pengenalan akan sosok itu. Dan pengenalan itu menimbulkan rasa haus yang luar biasa didalam hidupku, rasa dahaga dan lapar yang begitu indah dalam saat-saat teduh menaikkan rasa syukur dan permohonanku..setiap kata-kata Mu seperti berlian yang berkilauan menerangi hidupku yang gelap, menyembuhkan,memulihkan dan membuatku mengerti bahwa betapa berratinya semua itu.

sampai kemudian aku menjadi dewasa dengan begitu banyak persoalandan tuntutan dari kehidupan disekitarku, sedikit demi sedikit aku kehilangan fokus..kasih itu mulai mencair dan menguap dari dasar hatiku..aku berpaling, aku melangkah tanpa menoleh kepada Mu...aku jatuh dan begitu banyak kegagalan dalam hidupku..aku menjadi apa yang dulunya aku benci..Tapi kini, entah mengapa kerinduan itu mulai berkobar lagi dalam hatiku..rindu pada cinta yang dulu pernah berkobar, rindu pada hasrat menggelora dan keintiman yang pernah terjalin antara aku dan Dia...Saat kusadari..tak peduli seberapa jauh aku telah berjalan mendahuluiNya...seberapa sering aku jatuh dan gagal..ternyata Dia adalah yang terpenting dan berharga dalam hidupku...yang membuatku sadar kembali, bahwa saat-saat ini tidaklah selamanya atau sepanjang yang kita inginkan, aku dan semua orang sedang berjalan menuju keabadian dimana diujung perjalanan itu,janji Tuhan akan digenapi. Ini saat-saat akhir, saat-saat kita harus berjaga-jaga..dalam ketiga hal yang penting itu..Iman, pengharapan dan Kasih...yang terakhirlah yang akan abadi...Kasih yang membuat kita ada...Kasih yang luar biasa...Kekasih yang mencintai kita sebagaimana kita ada..Kekasih yang pertama kucintai dengan segenap hatiku...Tuhan....Yesusku..tak peduli seberapa jauh aku telah gagal sebagai manusia..aku mohon..kenali aku seperti dulu Engkau mengenal aku...Kaulah yang terpenting bagiku..Kau hidup dan masa depanku...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar