Bukan hidup yang dipenuhi kesenangan dan kemewahan yang membuat seseorang menjadi pribadi yang pandai bersyukur, bukan pula hidup yang selalu berada didalam zona nyaman. Tetapi hidup yang belajar dewasa dari kegagalan, hidup yang menemukan kekuatan kembali dari sederet kelemahan. Orang yang diselamatkan dari keterpurukan..Hidup yang dilahirkan kembali, sebagaimana masa yang lampau telah menjadi ujian kehidupan yang membuat kita matang dan bijaksana dalam menatap masa depan. Hidup yang sesungguhnya hanya dapat kita rasakan apabila kita telah lulus dari semua rintangan dan mampu mengatasi semua kesulitan dengan segenap upaya dan keyakinan. Hidup yang berwarna adalah hidup yang mampu menjadikan segala peristiwa masa lalu sebagai media pembelajaran dan bekal untuk melangkah dimasa yang akan datang. Masa lalu, masa kini dan masa depan adalah suatu proses yang didalamnya kita belajar mensyukuri setiap tahapan yang kita lalui, karena kita tidak sendiri..Tuhan memberikan lengannya untuk tempat kita bersandar saat lelah, Tuhan menganugerahkan orang-orang yang menjadi penolong dan sahabat disaat kita membutuhkan, kita tidak pernah melangkah sendirian, karena Tuhan menyayangi kita sebagaimana Bapa menyayangi anak-anaknya..tak peduli kita sering melakukan berbagai kesalahan dan dosa yang begitu berat, tak peduli ketika kita egois dan hanya memikirkan diri sendiri...Tuhan ada didalam setiap langkah-langkahmu, dan menjadi penopang disaat kita tak berdaya. Karena itu, layaklah kita bersyukur..bukan karena kita baik atau hebat, tapi semuanya hanya karena anugerah dan kasihNya yang tak terbatas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar