Duh pedihnya akhir dari percintaan ini, seribu harapan kandas tanpa daya terkapar dikarang yang terjal dan tak mampu ku lewati. Beribu malam tlah ku lalui sambil menenun harapan dan rindu pada dirimu, beribu impian telah ku rajut dalam kata dan berita...kau dulu membuatku bahagia...tapi kini harapan itu pupus lewat sebaris kata.." kita berteman saja"...
Hatimu terbuat dari apa ?...aku tidak mau berteman denganmu, sambil didalam hati masih menyimpan hasrat dan rindu tak bertepi, betap pedihnya rasa ini, untaian lara dan air mata menjadi bukti betapa ku tak sanggup untuk bertahan dalam nestapa...tapi aku wanita, betapapun pedihnya...aku harus bangkit kembali...mungkin hari ini nasib berpihak padamu, tapi entah esok atau lusa..semoga tak kau rasakan kepedihan ini,...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar